Asslamualaikum.
Kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang LAS atau istilah kerennya
WELDING. Di indonesia pekerjaan ini mungkin sangat sepele, tapi kabarnya mereka
sangat dicari di luar negri.
1. Pengertian Las.
Apa sih las,
gampangan aja. Las itu menyambung logam dengan menggunakan panas. Syaratnya 3
bahan harus mencair (2bahan yang disambung dan elektroda/kawat las).
2. Macam macam las
Ad banyak mulai
las busur manual (las listrik)/SMAW, las listrik TIG(Tungsten Inert Gas), las
OAW(Oxy Asetilin Welding) atau bahasa gaulnya las karbit. Dan masih banyak
lagi.
3. Kesalahan pengelasan
a) Undercutting (trkikis)
b) Weaving fault (bentuk rigi las tidak rata)
c) Surface porosity
d) Fault of electrode change (kesalahan
penggantian elektroda)
e) Weld spatter (percikan-percikan las)
f) Rigi las terlalu tinggi (overlap)
g) Rigi las terlalu lebar
h) Rigi las tidak beraturan
i) Rigi las terlalu tipis (cekung)
j) Retak longitudinal permukaan
k) Retak transversal (melihat sumbu)
Kesalahan yang tidak dapat dilihat dengan mata (internal
defect).
a) Dasar concave (cekung)
b) Dasar berlubang-lubang
c) Lelehan dasar
d) Incomplete penetration
e) High low (tinggi rendah)
f) Retak kaki burung (bird claw crack)
d. Perubahan bnetuk
4. Faktor yang mempengaruhi baik buruknya las lasan
a.
Faktor si pengelas (butuh
konsentrasi tingkat tinggi, makannya tukang las jarang banget yang kena
gangguan mental. Karena mereka punya jiwa sabar. Ngomong sedikit saja saat
mengelas, las lasan gak bakalan mulus.)
b.
Faktor lingkungan(Angin
dsb.(biasanya pada pengelasan di atas(baliho/papan iklan)
c.
Faktor alat las
d.
Salah memilih tegangan las/salah
mengatur udara dan gas mapp pada las karbit. Gas mapp itu asetilin yang
distabilkan.
e.
Tidak terbiasa mengelas dengan
posisi tertentu. Tukang las tidak semua posisi bisa. Ini dia macam posisi las:
# Posisi di Bawah Tangan (under hand)
Posisi
di bawah tangan yaitu suatu cara pengelasan yang dilakukan pada permukaan
rata/datar dan dilakukan dibawah tangan. Kemiringan elektroda las sekitar 10º -
20º terhada garis vertikal dan 70º - 80º terhadap benda kerja.
# Posisi Tegak (Vertikal)
Mengelas
posisi tegak adalah apabila dilakukan arah pengelasannya keatas atau kebawah.
Pengelasan ini termasuk pengelasan yang paling sulit karena bahan cair yang
mengalir atau menumpuk diarah bawah dapat diperkecil dengan kemiringan
elektroda sekitar 10º - 15º terhada garis vertikal dan 70º - 85º terhadap benda
kerja.
# Posisi Datar (Horisontal)
Mengelas
dengan horisontal biasa disebut juga mengelas merata dimana kedudukan benda
kerja dibuat tegak dan arah elektroda mengikuti horisontal. Sewaktu mengelas
elektroda dibuat miring sekitar 5º - 10º terhada garis vertikal dan 70º - 80º
kearah benda kerja.
# Posisi di Atas Kepala (Over Head)
Posisi
pengelasan ini sangat sukar dan berbahaya karena bahan cair banyak berjatuhan
dapat mengenai juru las, oleh karena itu diperlukan perlengkapan yang serba
lengkap antara lain: Baju las, sarung tangan, sepatu kulit dan sebagainya.
Mengelas dengan posisi ini benda kerja terletak pada bagian atas juru las dan
kedudukan elektroda sekitar 5º - 20º terhada garis vertikal dan 75º - 85º
terhadap benda kerja.
#Under Water Welding
ini
khusus para welder tingkat dewa. Bayangkan mengelas dalam dinginnya air, dialam
tekanan tinggi, nyawa buat taruhan gan. Karena asap las bercampur dalam air dan
sewaktu waktu dapat meledak. Gajinya juga fantastis, dapat mencapai 3juta PER
JAM, dan mereka rata rata bekerja 8jam. 8x3.000.000=
24.000.000xsebulan=72.000.000 sebulan. Kabarnya jika plus lembur, uang makan
dll jika dijumlah mencapai 100.000.000
5.
Cara membaca
elektroda. Ini sedikit sulit. Akan saya sedikit terangkan yang AWS (American Welding
Society) dinyatakan dg tanda ‘exxxx’ yang berarti.
E= elektroda
XX(dua digit angka pertama)=menyatakan
kekuatan tarik deposit dalam lb/m2atau Kg/mm2
X(digit ke 3)=menyatakan posisi pengelasan
X(digit ke 4)=menyatakan jenis selaput
elektroda dan jenis arus yang dipakai.
Contoh: RD260E8016
Jawab: sebuah elektroda
jenis RD260 dengan daya
tarik minimum 80.000
lb/m2 atau 56Kg/mm2digunakan
untuk segala posisi, dan berjenis selaput KALIUM HYDROGEN
RENDAH dengan arus AC dan DC+. Kepripun, mumet ? ini cerdasnya anak smk
teknik. ahaha ...
Nanti saya kasih tabelnya dibawah ya. Biar
gak pusing.
6.
Bagi para
pemula, biasanya las lasanya ‘mbrudug’ .
Santai saja, belajar saja terus. Bagi para
pemula juga kadang tanganya bergetar, ini juga mempengaruhi kualitas las lasan.
Untuk mengurangi rasa itu, seringlah push up, kalau bisa tangan mengepal.
7.
Gangguan mata
juga sangat sering dijumpai oleh para junior. Sedikit tips nih:
1.
Gunakan kedok las, kacamata las
dan keamanan las yang lain. Ini menghindari resiko kecelakaan.
2.
Hindari juga kontak langsung dalam
radius min.10meter. kalo mau nonton jarak dekat, usahakan pakai pelindung mata,
kalo gak punya, lihatnya sambil merem aja ahaha ..
3.
Gunakan kedok las yang baik, cek
apabila kaca kedok terdapat celah. Jangan dipakai.
8.
Mata sakit.
Bila sudah terasa sakitnya, awalnya hanya
mengeluarkan air mata, tapi lama lama mata seperti berpasir, tak bisa melihat,
tak bisa melek, panas, perih, gatel, nyeri campur jadi satu, dan itu di MATA,
bukan bokong. Nih tips jika mata telah terasa sakit.
1.
Jangan DIKUCEK, ini akan menambah rasa sakit.
2.
Jangan dibasuh air, kalau dibasuh
air tambah pegel rasanya.
3.
Minum obat penghilang nyeri.
4.
Gunakan tetes mata khusus.
Ini obat biar semua rasa hilang:
a.
Tetes mata khusus. Seperti
sindosterol dan aleterol.
b.
Kalo gak nemu bisa juga pakai:
1.
Air rebusan daun sirih (yang udah
dingin) diteteskan.
2.
Air gula yang dicampur air hangat
dan didinginkan. Diteteskan.
3.
Bawang merah yang diiris tipis
lalu ditempelkan pada pelupuh mata. Rasanya nyos nyos, tapi habis itu langsung
kompres pakai air dingin ya bro.
4.
Air parutan kentang. Diteteskan.
5.
Ini agak extream. JANGAN TIRU ADEGAN INI JIKA TAK ADA ORANG LAIN DI RUMAH.
Pake BALSEM gan, oleskan di pelupuh mata, tapi hati hati ya. Ini tidak
disarankan, soalnya agak berbahaya jika kena mata, malah tambah gak karuan.
TABEL PEMBACAAN
ELEKTRODA.
Klasifikasi
|
Kekuatan lb/m2
|
Kekuatan Kg/mm2
|
E 60
|
60.000
|
42
|
E 70
|
70.000
|
49
|
E 80
|
80.000
|
56
|
E 90
|
90.000
|
63
|
E 100
|
100.000
|
70
|
E 110
|
110.000
|
77
|
E 120
|
120.000
|
84
|
Angka ke-4
|
Jenis Selaput
|
Pemakaian arus
|
0
|
Selulosa natrium
|
DC+
|
1
|
Selulosa kalium
|
AC.DC+
|
2
|
Rutil natrium
|
AC.DC-
|
3
|
Rutil kalium
|
AC.DC +-
|
4
|
Rutil serbuk besi
|
AC.DC+-
|
5
|
Natrium hydrogen rendah
|
AC.DC +
|
6
|
Calium hydrogen rendah
|
AC.DC +
|
7
|
Serbuk besi oxida besi
|
AC.DC +-
|
8
|
Serbuk besi hydrogen rendah
|
AC.DC +
|
Soal nih buat latihan coba. NK68
E9023. Silahkan dikerjakan. Oh ya, digit ke-3 itu posisi las. Kalau
angkanya 1 itu untuk segala posisi, tapi kalau angkanya itu 2 kaya soal diatas,
itu untuk posisi vertical.
Wassalam !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar